Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Wednesday, April 14, 2010

Amazing -19

19 adalah angka Tauhid (Wahid/Esa/Tunggal) tanpa sekutu for The Mighty God.

- Angka terkecil dan terbesar bilangan basis 10 -> 1 dan 9
- Jumlah angka 1+2+3.... +19 = 19 x 10
- 10 + 9 = 19, (10+9) x (10-9) = 19
- Dengam kata lain selisih antara 9 x 9 dan 10 x 10 = 19

Pada saat Al Qur’an turun, perhitungan masih memakai bilangan Romawi, perkalian bil puluhan, ratusan masih jadi pelajaran bagi sarjana atau Filsuf.

19 adalah angka Tauhid, baik untuk Ibrani /Aramaik maupun Arabic.

Dalam bahasa Ibrani, Esa = VAHD = 6 + 1 + 8 + 4 = 19 dimana V adalah angka 6..
Dalam bahasa Arabic, Esa = WAHD = 6 + 1 + 8 + 4 =19 dimana W aadalah angka 6...
Al Qur’an adalah mushaf ke 19 yang diturunkan Allah kepada nabi-nabinya.
Note : => Numeric proof.

Kata Basmalah - Bismillahirohmanirrohim dalam huruf Arab terdiri dari 19 huruf
Setiap kata Basmalah (Bismi-Allah-ArRahman-ArRohim) terdapat dalam Al Qur’an dalam kelipatan 19.
Kata Ism 19 kali => 19 x 1
Kata Allah 2698 kali => 19 x 142
Kata Rahman ada 57 kali => 19 x 3
Kata Rahim ada 114 kali => 19 x 6

Jumlah ayat yang mengandung salah satu kata dari Allah/Rahman/Rahim ada 1919 kali => 19 x 101
114 surat dalam Al Qur’an => 19 x 6
Setiap awal surat selalu diawali dengan Basmalah, kecuali QS-9 (At-Taubah), tapi QS-27 : 20 memuat Basmalah, sehingga total Basmalah dalam Al Qur’an tetap 114 => 19 x 6

Perhatikan juga bahwa QS-27, berarti berarti tepat surat ke 19 dihitung dari QS-9.
Wahyu pertama QS-96 : 1-5 terdiri dari 19 kata
Wahyu pertama QS-96 : 1-5 terdiri dari 76 huruf => 19 x 4
QS-96 total terdiri dari 304 huruf = > 19 x 16
QS-96 berarti surat ke-1 dari 19 surat terakhir, surat2 sebelumnya ada 95 = > 19 x 5
QS-110 surat terakahir diturunkan terdiri dari 19 ayat, ayat pertamanya terdiri dari 19 huruf...
Jumlah ayat dalam Al Qur’an ada 6346 =>19 x 334
Bahkan 6+3+4+6 = 19 Kebetulan kah?. Bukan... ini benar loh...

Dalam Al Qur’an terdapat 25 kata Wahidan (Esa), 19 diantaranya merujuk kepada Allah
Kata Qur’an dalam Al Qur’an ada 57 => 19 x 3
Terdapat 38 surat berbeda = >19 x 2
QS-36 (Yassin) diawali huruf Yaa (Y) dan Siin (S) jumlah kedua huruf tersebut dalam Surat Yassin ada 285 => 19 x 15
Huruf N mengawali QS-68 jumlahnya ada 133 => 19 x 7
Huruf Shaad (Sh) mengawali QS-7, QS-19, dan QS-38. Jumlah huruf Sh dlm surat tsb ada 152 => 19 x 8
Huruf H dan M mengawali 7 surat dari QS-40 s/d QS-46 jumlah dua huruf tsb, dalam ketujuh surat tsb ada 2147 => 19 x 113
Khusus QS-42 ayat kedua juga diawali huruf-huruf Ain-Syiin-Qaaf (A,S,Q).
Jumlah A=98, S=54 dan S=54 total 152 = > 19 x 8

Angka 19 adalah pembagi paling complicated. Bukan angka 19 nya yang hebat dan ajaib, tapi Al Qur'an memang hebat. Keunikan angka 19 sebagai bilangan kunci dalam al-Qur'an tidak berhenti sampai disitu, Angka 19 merupakan salah satu angka mukjizat dalam Al-Qur'an. Amazing bukan ?

Tuesday, January 20, 2009

HAQMA

Besides the large, "international" orders, several orders of purely local character have emerged, some of them syncretic in doctrine and practices. It is not possible to draw a sharp boundary separating local tarékat from kebatinan movements, apart from the former's explicit attachment to the Islamic tradition.
Most of the local orders are considered as unorthodox by the other tarékat, either because their teachings are suspected to deviate from the sharî`a or because they lack a sound silsila. In order to disassociate themselves from local sects of suspect orthodoxy, a number of large orders have united themselves in an association of "respectable" (mu`tabar) tarékat, with silsila and sharî`a-adherence as the major criteria for membership.

One local tarékat apparently influential in the late 19th century was the Haqmaliyah, which had its following mostly in the Cirebon-Banyumas zone, where the Sundanese and Javanese cultures meet. It was suspected by the Dutch of anti-colonial agitation and is repeatedly mentioned in intelligence reports. Three leading teachers were arrested and exiled; after that, it was not heard of for some time. It resurfaced in Garut, where it was taught by Kiai Kahfi (Doel Kahfi)and his son Asep Martawidjaja, who expounded the teachings of the order in a long didactic text in Sundanese, Layang Muslimin - Muslimat. From Garut it spread to various parts of Java where survives in a number of small groups. The Hakmaliyah firmly adheres to wahdat al-wujûd metaphysics and considers Abd al-Karim al-Jili's Al-Insân al-Kâmil as the most authoritative doctrinal text. It has also a distinctive meditational technique, not found in the other orders. (Martin Van Bruinessen)

Islam=Selamat

Agama Islam turun dari Allah SWT yang disampaikan Jibril kepada Nabi Muhamamad SAW. lalu disampaikan kepada umat manusia, segala petunjuk Allah diseluruh alam. Islam adalah agama yang menyelamatkan umat manusia khususnya dan mahluk Allah pada umumnya, baik di dunia maupun di akhirat sesuai QS : Ali Imron : 19 dan 85.

“Inna diina ‘Indal laahil Islam, wa makhtalafal ladzinina uutul kitaaba illa min ba’dimaa jaa ahumul ‘ilmu bayaan bainahum. Wa man yakfur bi aayatil lahhi fa inal lahaa sarii’ul Hisab”

“Wa may yabtagi ghairal Islaami diinan fa lay yaqbala min hu wa hua fil akhiraoti minal khosiriin”

“Sesungguhnya agama disisi Allah adalah yang menyelamatkan (Islam=Selamat) dan tidak ada perselisihan daripada ahli-ahli kitab itu melainkan sesudahnya mendapat ilmu, hanya karena aniaya diantara mereka dan barang siapa yang mengingkari, sesungguhnya Allah akan meng hukumnya”

“Dan barangsiapa mengambil agama lain selain yang menyelamatkan (Islam, tidaklah diterimaNya dan mereka itu tergolong orang yang merugi di akhirat”

Perkataan Islam dalam ayat-ayat itu adalah maksud daripada agama Allah. Islam artinya Selamat (Bahagia). Agama, yaitu aturan yang menyelamatkan. Agama Islam yang dimaksudkan dalam ayat-ayat tersebut diatas adalah agama Allah yang telah tercantum didalam kitab-kitab suci Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur’an yang dipimpin Nabi Muhammad SAW dan Nabi-nabi Allah yang terdahulu. Sesuai QS : Al Baqarah : 136 sbb :

“Katakanlah oleh engkau sekalian :
Kami telah mempercayai Allah dan apa-apa yang telah diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak dan Yakub dan keturunannya, dan apa-apa yang telah diturunkan kepada Musa, Isa dan apa-apa yang telah diturunkan kepada para Nabi dari Tuhannya dan kami tiada membedakan salah satu diantara mereka dan kami sekalian berserah diri kepadaNya (Allah)”

Agama yang menyelamatkan yaitu agama yang berpedoman kepada kitab-kitab Allah. Dengan sendirinya barangsiapa mengikuti agama yang berpedoman Al Qur’an, berarti pula mereka mengikuti petunjuk-petunjuk didalam kitab-kitab Injil, Zabur dan Taurat, karena Al Qur’an adalah himpunan daripada inti sari petunjuk-petunjuk yang tercantum didalam kitab-kitab tersebut. Setelah diketahui intisari dari pada ayat yang tersebut diatas, maka agama yang berpedoman kepada kitab-kitab tersebut adalah agama yang menyelamatkan, yang ke semuanya terangkum dalam Islam.

Gerak Azali

Semua yang dapat bergerak di alam ini, seperti gerakan planet-planet, gravitasi, pasang surut adalah fenomena alam yang tunduk kepada hukum matematis, karenanya kita dapat mengenal alam. Kenyataan ini menunjukkan adanya suatu intelegensia yang memberi tempat kepada susunan planet-planet di angkasa dan memberi perangsang untuk gerakannya dan membukti kan Tuhan itu ada. Semua yang dapat bergerak di alam ini seperti gerakan planet-planet, gravitasi, pasang surut adalah fenomena alam yang tunduk kepada hukum matematis, karenanya kita dapat mengenal alam. Kenyataan ini menunjukkan adanya suatu intelegensia yang memberi tempat kepada susunan planet-planet di angkasa dan memberi perangsang untuk gerakannya dan membukti kan Tuhan itu ada.

Gerakan planet-planet, gravitasi, pasang surut adalah fenomena alam yang tunduk kepada hukum matematis, karenanya kita dapat mengenal alam. Kenyataan ini menunjukkan adanya suatu intelegensia yang memberi tempat kepada susunan planet-planet di angkasa dan memberi perangsang untuk gerakannya dan membuktikan Tuhan itu ada.

sebagai sebab akhir dari semua gerakan
sebagai sebab akhir dari semua peristiwa
sebagai dasar yang wajib dari semua kemungkinan
sebagai sebab yang sempurna dari semua kesempurnaan
sebagai sebab dari pada kepatutan tertuju semua kepada tujuan dari alam nyata.

Dzat Allah ialah Dzat Mutlak yang menerangkan sifat-sifat kesempurnaan daripada semesta alam, karena Dzat Allah lah sebab dari semua keadaan yang diturunkan.

Ada tiga hal penyebab berlangsungnya suatu Gerak

- Gerakan yang sebabnya datang dari luar, misalnya kita menggerakan sesuatu
- Gerakan asli, misalnya jatuhnya sesuatu yang berat ke tanah
- Gerakan yang sebabnya datang dari dalam.

Sebab yang menggerakan seperti pada manusia yang berbuat dan berpikir bebas, senantiasa masih berhubungan dengan keadaan diluar yang menjadi sebab penggerak, yang menjadi akibat sendiri dari sebab penggerak yang ada diluarnya : jadi senantiasa ada penggerak yang umumnya digerakkan sendiri. Kita menggerakan sesuatu benda, maka tangan kita yang menggerakan sesuatu itu digerakkan oleh otak dan otak digerakkan oleh kesan inderawi dan nalar. Inderawi digerakan oleh rangsangan dari luar dan perangsang ini berasal dari pangkal yang mengadakannya, tetapi oleh karena rentetan sebab-sebab, penggerak ini tak mungkin ada akhirnya, maka haruslah ada sebab peng gerak pertama, yang tidak bergerak sendiri dan tidak menggerakan diri sendiri, karena bila tidak demikian, maka sebab penggerak pertama menjadi kemungkinan yang berbuat, yang memerlukan sebab penggerak lagi untuk bergerak. Penggerak pertama ialah Allah Yang Maha Kuasa.
 
© Copyright 2012 RasaDzaati
Alwinz